syair arya dwi pangga

Standar
Jangan ada suara kalau syairku sedang bicara
  
Karena suaraku ingin memutar balik cakra dunia

Kenapa orang bijak bicara dengan jumawa

Tidak ada yang abadi di jagad raya ini


Kecuali ketidak abadian itu sendiri

Padahal duka hidupku abadi

Luka hatiku abadi
Pagi mengusir malam

Siang menghardik embun

Dan malam menelan matahari juga abadi

Dari waktu ke waktu

Sampai ratusan abad sejak alam mayapada

Digelar para dewa

Dendamku pada kamandanu juga abadi
 
Begitu juga dendamku pada nasib juga abadi
oooh…

Akan kutebar gelembung dendam rahwana

Menyebar keseluruh mayapada

Menutup kayangan di puncak Mahameru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s